JavaScript is required to view this page. Dus Setelah Merapi Krakatau Mengancam

Dus Setelah Merapi Krakatau Mengancam



Setelah Gunung Merapi, kembali Anak Gunung Krakatau mengancam. Indonesia nampaknya masih perlu waspada, karena Indonesia belum dibiarkan tenang oleh bencana. Setelah bencana demi bencana melanda bangsa ini, kembali aktifitas Krakatau mengancam. Anak Gunung Krakatau yang berada di selat penghubung Jawa-Sumatera kini menunjukan aktivitas gempa vulkanik dan tak boleh dimasuki dengan radius 3 Km. Telah terjadi beberapa perubahan aktivitas gempa vulkanik yang biasa terjadi di bawah 20 kali per hari, kini meningkat menjadi 35 kali per hari. Kemudian abu vulkanik nampak terlihat tinggi hingga mencapai 1 KM.

Informasi demikian didapatkan dari Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah Krakatau.

Oleh karena itu, anak gunung Krakatau yang aktivitasnya meningkat oleh Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah Krakatau dinaikan statusnya menjadi waspada dan dilarang didekati. Juga para pengunjung maupun nelayan di himbau untuk berhati-hati, karena sewaktu-waktu aktivitas anak krakatau bisa saja di tingkatkan kembali statusnya menjadi berbahaya.

Kenapa bencana terus saja melanda Indonesia ? Mungkin sebagaian orang pernah bertanya, dan jawabannya pun beragam, ada yang dijelaskan oleh ilmuwan dan ada juga yang di jelaskan oleh paranormal. Dari kedua sudut pandang pendapat mereka membawa kebenaran masing-masing.
Category:

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberikan komentar di Blog Ini