TAPIN, - Badan Intelijen Negara (BIN) wilayah Kalimantan Selatan ikut berpartisipasi pada penyelenggaraan Pasar Murah Ramadhan di Tapin dalam rangka upaya meningkatkan minat masyarakat untuk ikut bervaksin sekaligus meningkatkan herd imunity masyarakat . Pihaknya berkaloborasi dengan Dinas Perdagangan dalam kegiatan pasar murahnya dibarengi kegiatan vaksinasi.
Terbukti antusias warga di pasar murah ramadhan ini banyak yang ikut bekvaksin dosis kedua dan booster, karena setiap peserta mendapatkan paket sembako gratis. Selasa (12/4), di Rantau Tapin.
Kepala BIN Daerah Kalsel Brigjen Pol. Heri Armanto melalui Petugas Kordinator Wilayah, Dani mengatakan kegiatan hari ini untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Tapin yang sedang menyelenggarakan Pasar Murah.Ini bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan sembako dengan harga murah dan disini kita kerjasama dengan Dinas Kesehatan ada gerai vaksinasi.
"Untuk masyarakat yang sedia vaksin disini kita sediakan sembako gratis. Kendati jumlahnya tak banyak, mungkin tidak sampai 100. Namun harapan kita masyarakat sedia divaksin. Alhamdulillah, banyak yang bevaksin. Memang suatu yang efektif dalam vaksinasi perlu adanya reward semacam sembako gratis seperti ini,"katanya.
BIN Kalsel menargetkan banyak divaksin pada hari ini, sesuai dosis booster yang disiapkan sebanyak 100 dosis, ditambah 75 paket sembako gratis yang dibagikan kepada setiap peserta vaksin.
Diharapkan dengan diselenggarakan pasar murah ini harga-harga sembako di pasar menjadi lebih stabil dan masyarakat yang mengikuti vaksinasi ini semakin sehat, herd immunity segera tercapai.
"Jadi kita segera beralih dari pandemi ke endemi,"katanya.
Camat Tapin Utara, Rini Yusnita menanggapi vaksinasi yang diselenggarakan oleh BIN Kalsel dan Paman Birin pada hari ini di dua tempat yaitu di Pasar Murah di halaman Sekretariat PKK Tapin dan halaman Masjid Nurul Falah Rantau.
"Hari ini disamping kegiatan pasar murah sebagai ajang silahturahmi dan juga ada kegiatan yang sangat kita support adalah kegiatan vaksinasi. Apalagi hari ini peserta vaksinasi diberikan paket sembako dari teman-teman BIN,"katanya.
Jadi masyarakat yang sudah bertransaksi di pasar murah ini bisa melaksanakan vaksin dosis kedua dan ketiganya digerai vaksin Dinas Kesehatan dan BIN.
"Seperti terlihat pada hari ini. Alhamdulillah ada kebahagian dari teman-teman BIN membagikan paket sembako gratisnya sebagai tanda banyak masyarakat yang ikut vaksin kedua dan ketiganya,"katanya.
Reporter Nasrullah
TAPIN, INFOBANUA,- Kejaksaan Negeri Tapin atas instruksi Kejaksaan Agung Republik Indonesia menggelar apel penandatanganan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (31/3), bertempat di halaman kantor Kejari Tapin.
Kepala Kejaksaan Negeri Tapin, Adi Fakhruddin, SH, MH memimpin apel hari ini yang dihadiri seluruh jaksa terdepan dan terintegrasi di Republik Indonesia dan sedang bertugas di wilayah hukum Tapin, Kalsel.
Kepala Kejaksaan Negeri Tapin, Adi Fakhruddin, SH, MH mengatakan, dalam apel integritas ini kita akan melakukan 6 area perubahan sesuai peraturan MENPAN RI. 6 Area Perubahan dimaksud adalah Pertama, Penguatan Manajemen Perubahan. Kedua, Penguatan Penatalaksanaan. Ketiga, Penguatan Sumber Daya Manusia. Keempat, Penguatan Akuntabilitas. Kelima, Penguatan Pengawasan. Keenam, Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
"Intinya, kita lebih mengedepankan integritas sebagaimana tujuan apel integritas itu sendiri yaitu menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),"katanya.
Itulah intinya, kita melayani masyarakat dengan hati. Masyarakat datang dengan senyum dan keluar pun dengan penuh senyuman. Sebagaimana tugas dan fungsi tanggung jawab kita di Kejaksaan.
"Di Kejaksaan ada beberapa Kasi seperti Datun yang dapat memberikan pelayanan hukumnya. Kasi Pidsus juga bisa memberikan layanan pencegahan juga penegakan hukum. Kasi Pidana Umum yang melakukan penuntutan termasuk juga Kasi Intel hingga Kasi Barang Bukti dan Rampasan,"katanya.
Diacara tadi ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama sekaligus menandatangani fakta integritas komitmen kita menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Reporter Nasrullah
TAPIN, INFOBANUA,- Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapin menggelar kegiatan Bimbingan Teknik Penyelenggaraan Statistik Sektoral SKPD di lingkungan Pemkab Tapin. Selasa (22/3), bertempat di Gedung trirguna jalan Jenderal Sudirman Rantau.
Giat bimtek penyelenggaraan Statistik Sektoral SKPD dibuka oleh Bupati Tapin melalui perwakilannya Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Tapin, Fikri Irmawan, S,STP. Dan dihadiri HM Thamberin SSos MM Kadis Kominfo Tapin, Kepala BPS Tapin, H.Masfian, SST, dan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tapin.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Tapin, Fikri Irmawan, S,STP mengatakan hari ini kita melaksanakan kegiatan bimtek dan sosialisasi pengumpulan data sektoral di Kabupaten Tapin yang diikuti semua SKPD di lingkungan Pemkab Tapin.
Diharapkan dengan bimtek lintas sektoral di kabupaten Tapin ini bisa menjadi acuan bagi masukan-masukan tentang bagaimana perkembangan kabupaten Tapin.
"Bagaimana kondisi kabupaten Tapin, apa-apa hasil pembangunan yang telah diraih pemerintah kabupaten Tapin,"katanya.
Bimtek ini juga ada kaitannya persiapan Pemkab Tapin melaunching Smartcity Kota Tapin Pintar.
Dikatakan Fikri, "otomatis karena istilahnya satu Indonesia dan Kabupaten Tapin dalam rangka persiapan untuk membangun smartcity, data-data dari semua SKPD di Kabupaten Tapin ini sangat berpengaruh,"katanya.
Selain itu, Nurdin. SAP. MM Kabid Persandian dan Statistik mengatakan dalam sambutannya tujuan dilaksanakan bimtek ini adalah untuk memudahkan pengelolaan, memudahkan pencarian data, memberikan penyajian data yang akurat, aktual, dan tepat waktu.
"Untuk menyatukan seluruh informasi data statistik sektoral sehingga tidak terdapat lagi perbedaan data yang tumpang tindih,"katanya
Dinas Komunikasi dan Informatika Tapin yang menyelenggarakan kegiatan ini bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik.Peserta sosialisasi 55 orang, terdiri 35 orang dari SKPD, 11 dari Statistik, dan 4 dari tim statistik. Narasumber H.Masfian, SST, Kepala BPS Tapin dan Kabid Statistik dan Persandian Diskominfo.
Reporter Nasrullah

